Orang Tua Itu....?


Orang Tua Itu.....?

Assalamualaikum Wr.Wb.
Orang Tua sangat berperan dalam kehidupan anak. Jadi, sukses tidaknya anak tidak luput dari peran orang tua. Mungkin beberapa Orang Tua yakin, bahwa anaknya akan senang dengannya. Itu kan menurut Orang Tua. Tapi, bagaimana menurut anak-anak? Kalo menurut saya sebagai anak, ini kriteria Orang Tua yang bijak:

1. Yang Memberikan Perhatian dengan Cukup

Yang pertama yaitu yang memberikan perhatian. Anak sangat butuh akan perhatian dari orang tua. Jangan sampe karena sibuk atau capek dengan urusannya, anaknya nyampe dilupain.

Jika anak kurang perhatian, ia akan mencoba mencari perhatian dengan berbagai cara. Menurut saya, secara garis besar ada 2 cara yang dilakukan anak agar mendapat perhatian, yaitu negatif dan positif. Mending kalau caranya pake yang positif, nah kalau negatif? Pasti parah banget tuh, jadilah dia berbuat menyimpang. Dan diluar sana, pasti ada yang ngasih dia perhatian. Mending kalau orang yang ngasih itu bener, kalau orang ngak bener? Dia pasti terpengaruh sifat-sifat jeleknya.

Maka dari itu, berilah anak-anak anda perhatian yang cukup.

2. Yang Memberikan Motivasi

Berikan anak motivasi, karena motivator yang terbaik di dunia ini adalah orang tua. Si anak pasti akan merasa termotivasi untuk dapat menjadi yang terbaik, melakukan hal yang terbaik. Ia akan menjadi semangat dalam melakukan segala sesuatu, ia akan mengejar mimpinya dengan senyuman.

Jika anak kurang motivasi, ia akan merasa minder, mudah putus asa, merasa menjadi orang paling sial di dunia ini. Orang tua-pun juga tidak boleh minder, gimana anaknya nanti?

Jadi, berilah ia motivasi agar dapat mewujudkan impiannya.

3. Yang Menjadi Teman Baiknya

Ya, menjadi teman. Dengan menjadi teman baiknya, ia akan merasa nyaman dengan anda. Ajak ia bermain, ngobrol, kasih semangat.

Seorang teman yang baik tidak akan pernah membiarkan temannya sedih, ia akan bertanya "Ada apa kawan, kenapa kau terlihat sedih? Ceritalah kawan". Ya, itulah seorang teman. Tidak akan membiarkan temannya sedih, ia akan selalu menghibur disaat senang maupun duka.

Ketika anak sedih,  hiburlah dia. Ketika dia butuh teman, dekatilah dia. Mungkin ketika orang tua menyuruhnya belajar "Nak, belajar dong jangan main terus!" sang anak akan menjawab "Ya, bu. Tapi temenin ya?" Ibu itu menjawab "Kamu tuh udah besar, yang mandiri, kayak anak kecil aja!"(Dengan nada agak kasar). Pak, Bu, itu bukan soal udah besar atau mandiri, tapi ini soal perhatian, motivasi, keluarga, hiburan. Teman yang baik akan selalu menemani temannya tanpa banyak alasan. Maka, jadilah teman baiknya.

Bersambung...

semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Amiin...
  
Penulis,
Rizkibaldi Munada

       


Previous
This is the oldest page
Thanks for your comment